Rockby LogoRockby

Konglomerat

Batuan Sedimen Klastik

Conglomerate

Juga dikenal sebagai: Puddingstone (untuk varietas tertentu)

Punya foto? Identifikasi batu seketika dengan aplikasi Rockby

Buka aplikasi

Deskripsi

Konglomerat adalah batuan sedimen klastik yang dicirikan oleh adanya klas-klas berukuran kerikil, kerakal, atau bongkahan yang membulat (diameter > 2 mm) yang disatukan oleh matriks berbutir lebih halus (pasir, lanau, lempung) dan semen mineral. Klas-klas yang membulat ini membedakannya dari breksi, yang memiliki klas-klas bersudut. Komposisi klas dapat bervariasi secara luas, mencerminkan batuan sumber di daerah hulu. Matriks dan semen juga dapat bervariasi, mempengaruhi warna dan kekuatan batuan.

Cara mengidentifikasi

Warna
Sangat bervariasi, tergantung pada komposisi klas, matriks, dan semen. Dapat berwarna abu-abu, coklat, merah, kuning, atau campuran warna.
Kilap
Kusam hingga sub-vitreous, tergantung pada komposisi matriks dan semen.
Tekstur
Klastik, dengan butiran kasar (kerikil, kerakal, bongkahan) yang membulat dan tertanam dalam matriks berbutir lebih halus. Tekstur ini terasa kasar saat disentuh.
Bentuk kristal
Tidak memiliki bentuk kristal karena merupakan batuan klastik yang terdiri dari fragmen batuan dan mineral yang sudah ada sebelumnya.
Belahan
Tidak memiliki belahan (cleavage) yang terdefinisi dengan baik. Dapat pecah di sekitar klas atau melalui klas, tergantung pada kekuatan semen dan klas.
Lingkungan geologi
Lingkungan pengendapan energi tinggi seperti dasar sungai, kipas aluvial, pantai, delta, dan lereng benua. Juga dapat terbentuk di lingkungan glasial (meskipun klasnya mungkin kurang membulat).

Fakta kunci

  • Kekerasan: Bervariasi, tergantung pada kekerasan klas dan kekuatan semen. Umumnya 3-7 pada skala Mohs.
  • Berat jenis: Bervariasi, umumnya 2.5 - 2.8 g/cm³.
  • Sistem kristal: Tidak berlaku (batuan klastik)
  • Warna: Sangat bervariasi, tergantung pada komposisi klas, matriks, dan semen.
  • Kilap: Kusam hingga sub-vitreous.
  • Transparansi: Opaque.
  • Pecahan: Tidak teratur hingga konkoidal (jika klasnya kuarsa).
  • Belahan: Tidak ada.
  • Komposisi: Terdiri dari fragmen batuan dan mineral yang membulat (klas) berukuran kerikil, kerakal, atau bongkahan, tertanam dalam matriks berbutir lebih halus (pasir, lanau, lempung) dan disemen oleh mineral seperti kalsit, silika, atau oksida besi.

Pemeriksaan cepat

  • Warna: Sangat bervariasi (abu-abu, coklat, merah, kuning, dll.)
  • Kilap: Kusam hingga sub-vitreous
  • Cerat: Tidak relevan atau bervariasi tergantung komposisi klas dan matriks

Karakteristik fisik

  • Perawakan kristal: Tidak berlaku (batuan klastik)
  • Jenis belahan: Tidak ada
  • Jenis pecahan: Tidak teratur hingga konkoidal (tergantung klas)
  • Tenasitas: Rapuh hingga kuat, tergantung pada kekuatan semen dan klas.
  • Jenis kilap: Kusam hingga sub-vitreous

Pembentukan

Konglomerat terbentuk dari pengendapan dan sementasi kerikil, kerakal, atau bongkahan yang membulat (klas berukuran lebih besar dari 2 mm) bersama dengan matriks pasir, lanau, atau lempung. Klas-klas ini diangkut oleh air (sungai, gelombang laut, arus turbidit) atau es, kemudian diendapkan di lingkungan energi tinggi seperti dasar sungai, pantai, kipas aluvial, atau lereng benua. Pembulatan klas menunjukkan transportasi yang signifikan. Sementasi terjadi melalui presipitasi mineral seperti kalsit, silika (kuarsa), atau oksida besi di antara butiran.

Kegunaan

Konglomerat umumnya digunakan sebagai bahan bangunan, agregat konstruksi, bahan pengisi jalan, dan kadang-kadang sebagai batu hias atau dimensi jika memiliki warna dan tekstur yang menarik. Varietas 'puddingstone' yang indah dapat dipoles untuk perhiasan atau ornamen.

Distribusi umur

Ditemukan di seluruh catatan geologi, dari Prakambrium hingga Tersier.

Tempat menemukannya

Pegunungan Appalachia, Amerika Serikat

Ditemukan di berbagai formasi, seringkali terkait dengan pengendapan sungai purba.

Pegunungan Rocky, Amerika Serikat dan Kanada

Terbentuk di lingkungan kipas aluvial dan sistem sungai yang terkait dengan pengangkatan tektonik.

Inggris (misalnya, Puddingstone Hertfordshire)

Varietas konglomerat yang terkenal dengan klas-klas flint yang membulat dan semen silika.

Indonesia

Ditemukan di berbagai cekungan sedimen, terutama di daerah yang terkait dengan sistem sungai purba dan pengendapan kipas aluvial, misalnya di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

Tips menemukan

Cari di Lingkungan Energi Tinggi

Konglomerat sering ditemukan di daerah yang dulunya merupakan dasar sungai purba, pantai, atau kipas aluvial. Perhatikan singkapan batuan di sepanjang sungai modern atau di daerah pegunungan.

Perhatikan Klas yang Membulat

Ciri khas konglomerat adalah klas-klasnya yang membulat. Ini membedakannya dari breksi yang memiliki klas bersudut. Ukuran klas harus lebih besar dari 2 mm.

Periksa Komposisi

Perhatikan jenis batuan atau mineral yang membentuk klas. Ini dapat memberikan petunjuk tentang batuan sumber di daerah hulu.

Bawa Palu Geologi dan Kaca Pembesar

Alat ini akan membantu Anda memeriksa tekstur, komposisi klas, dan sifat semen dengan lebih detail.

Batuan serupa

Breksi

Breksi

Juga dikenal sebagai: Breccia

Batu Pasir

Batu Pasir

Juga dikenal sebagai: Sandstone

Tillit

Tillit

Juga dikenal sebagai: Tillite

Klasifikasi ilmiah

Kelas mineral
Batuan Sedimen Klastik
Golongan
Batuan Sedimen
Sistem kristal
Tidak berlaku
Rumus kimia
Tidak ada formula kimia tunggal karena merupakan campuran batuan dan mineral.
Komposisi
Fragmen batuan dan mineral (misalnya kuarsa, feldspar, fragmen batuan beku, metamorf, atau sedimen lainnya) yang membulat, matriks (pasir, lanau, lempung), dan semen (kalsit, silika, oksida besi).

Jelajahi Konglomerat

Identifikasi batu di mana saja

Gratis di iOS, Android, dan Web. Identifikasi foto, database lengkap, dan koleksi pribadi Anda.

Buka di aplikasi