Punya foto? Identifikasi batu seketika dengan aplikasi Rockby
Buka aplikasiDeskripsi
Kuarsa biru adalah varietas kuarsa makrokristalin yang menunjukkan warna biru. Warna ini tidak intrinsik pada struktur SiO2 murni, melainkan disebabkan oleh inklusi mineral lain yang sangat halus atau, lebih jarang, oleh pusat warna. Ini adalah mineral yang relatif umum dan ditemukan di berbagai jenis batuan.
Cara mengidentifikasi
- Warna
- Biru pucat hingga biru keabu-abuan, kadang-kadang dengan nuansa kehijauan. Warna bisa merata atau tidak merata.
- Kilap
- Vitreous (seperti kaca) hingga berminyak.
- Tekstur
- Halus hingga sedikit kasar tergantung pada ukuran inklusi. Dapat menunjukkan efek aventurescence jika inklusi cukup besar dan reflektif.
- Bentuk kristal
- Biasanya masif atau granular. Dapat juga ditemukan sebagai kristal heksagonal prismatik dengan terminasi piramidal, meskipun kristal kuarsa biru yang terbentuk sempurna jarang ditemukan.
- Belahan
- Tidak ada belahan (cleavage).
- Lingkungan geologi
- Ditemukan di batuan beku (granit, pegmatit), batuan metamorf (gneiss, sekis), dan urat hidrotermal. Juga dapat ditemukan di endapan aluvial sebagai kerikil.
Fakta kunci
- Kekerasan: 7 (skala Mohs)
- Berat jenis: 2.65 - 2.66
- Sistem kristal: Trigonal
- Warna: Biru pucat, biru keabu-abuan, kadang kehijauan
- Kilap: Vitreous (seperti kaca) hingga berminyak
- Transparansi: Transparan hingga translusen
- Pecahan: Konkoidal
- Belahan: Tidak ada (none)
- Komposisi: Silikon dioksida (SiO2)
Pemeriksaan cepat
- Warna: Biru pucat hingga biru keabu-abuan
- Kilap: Vitreous (seperti kaca)
- Cerat: Putih
Karakteristik fisik
- Perawakan kristal: Masif, granular, atau kristal heksagonal prismatik dengan terminasi piramidal (jarang sempurna).
- Jenis belahan: Tidak ada belahan, sehingga pecah secara konkoidal.
- Jenis pecahan: Konkoidal (pecahan melengkung seperti cangkang kerang).
- Tenasitas: Rapuh (brittle).
- Jenis kilap: Vitreous (seperti kaca) hingga berminyak.
Pembentukan
Kuarsa biru terbentuk melalui proses hidrotermal, metamorfisme, atau magmatisme. Warna biru pada kuarsa ini umumnya disebabkan oleh inklusi mikroskopis dari mineral lain seperti dumortierite, magnesioriebeckite, atau tourmaline biru. Kadang-kadang, warna biru juga dapat disebabkan oleh pusat warna (color centers) yang terbentuk akibat iradiasi alami atau kehadiran titanium dan besi dalam struktur kristal.
Kegunaan
Kuarsa biru digunakan sebagai batu permata, bahan ornamen, koleksi mineral, dan dalam industri kerajinan. Varietas dengan inklusi fuchsite (aventurine biru) sering digunakan dalam perhiasan.
Distribusi umur
Terbentuk di berbagai lingkungan geologi dari zaman Prakambrium hingga Tersier, tergantung pada batuan induknya.
Tempat menemukannya
Brazil
Salah satu sumber utama kuarsa biru, terutama varietas aventurine biru.
Afrika Selatan
Dikenal dengan endapan kuarsa biru.
Amerika Serikat (Virginia, Georgia)
Ditemukan di beberapa negara bagian, seringkali terkait dengan batuan metamorf.
Austria
Lokasi penemuan kuarsa biru dengan inklusi dumortierite.
Norwegia
Ditemukan di beberapa daerah, seringkali dalam konteks batuan metamorf.
Tips menemukan
Cari di Lingkungan yang Tepat
Fokus pencarian di daerah dengan batuan beku asam (granit, pegmatit), batuan metamorf tingkat tinggi, atau urat hidrotermal. Endapan aluvial juga bisa menjadi tempat yang baik untuk menemukan kerikil kuarsa biru yang telah tererosi dari batuan induknya.
Perhatikan Warna dan Kilap
Kuarsa biru memiliki warna biru yang khas dan kilap vitreous. Perhatikan inklusi halus yang mungkin memberikan efek aventurescence atau warna yang tidak merata.
Uji Kekerasan
Kuarsa memiliki kekerasan Mohs 7, yang berarti dapat menggores kaca dan baja. Ini adalah cara yang baik untuk membedakannya dari mineral biru yang lebih lunak.
Bawa Peralatan yang Tepat
Gunakan palu geologi, pahat, kacamata pengaman, dan sarung tangan. Senter juga berguna untuk memeriksa kilap dan inklusi.
Batuan serupa
Chalcedony Biru
Chalcedony (SiO2)
Juga dikenal sebagai: Blue Lace Agate, Sapphire Chalcedony
Sodalite
Sodalite (Na4Al3Si3O12Cl)
Juga dikenal sebagai: Batu Sodalite
Lapis Lazuli
Lapis Lazuli (campuran lazurite, calcite, pyrite)
Juga dikenal sebagai: Batu Lapis
Klasifikasi ilmiah
- Kelas mineral
- Silikat (Tektosilikat)
- Golongan
- Kuarsa
- Sistem kristal
- Trigonal
- Rumus kimia
- SiO2
- Komposisi
- Silikon dioksida
Jelajahi Kuarsa Biru
Identifikasi batu di mana saja
Gratis di iOS, Android, dan Web. Identifikasi foto, database lengkap, dan koleksi pribadi Anda.